Jumat, 06 Juni 2014

Jangan Ada Angkara

Jangan Ada Angkara

"Bersiri terpaku menengadahkan diri ke pelataran langit... Yang tampak tak lain langit malam yang kelam... Bintang tiada berserak seperti kala itu... Bulan pun tak menampakkan padang dirinya... Yang tampak ialah cahaya lampu yang semakin meredup... Hela nafasku memanjang menyambut keheningan di jiwa... Seakan tinggal dedaunan yang terbang terhempas amarah angin menubruk beringin... Ada yang lain... Ada yang lain dengan malamku... Dan aku pun duduk bersama angin malam... Ingin rasanya melukis malam dengan penaku... Agar tampak gambar yang ku rindu... Ingin ku nikmati malam ini dengan dimensi yang lalu... Bahkan panjang kelam ku nikmati hingga fajar menyingsing... Namun takutku semakin akut... Akankah esok hari masih harus ku lihat langit biru yang tak lagi membentangkan pelatarannya yang sama.... Akan esok hari masih harus ku lihat biru langit yang tak lagi membirukan diri ini seperti hari yang lalu... Bahkan tak kuasa ku menyambut senja bersama meganya... Seakan merahnya menandakan amarah... Angkara murka menghantam menggebuk lunturkan hati ini... Seakan tiada lagi daya ku goreskan pena di kanvas yang telah berbeda...
Inginku pelataran langit tetap menjadi kanvas biru yang kan menyatu dengan gores penaku... Ingin ku lukiskan kembali masa yang lalu... Kala langit tiada lalai menghangatkan diri ini... Rindu membiru merujum ulu..."

Saat hati tak lagi bernyanyi
Mentari seakan kian sembunyi
Kutunggu kau tak datang jua menyapaku
Kala badai gelombang mengguncang
Kandaskan hatiku yang kian bimbang
Kucoba teguhkan harapan yang tersisa
'Tuk cintamu

Jangan lagi ada angkara
Demi damai jiwaku
Jangan lagi ada prasangka
Yang 'kan menyiksamu
Demi cinta kita (dan resahkan jiwa)

Begitu banyak jalan berliku
Jangan luruhkan tegarnya hatimu
Dan kuatkan kembali setiap langkahmu
Bersamaku

Jangan lagi ada angkara
Demi damai jiwaku
Jangan lagi ada prasangka
Yang 'kan menyiksamu
Demi cinta kita (dan resahkan jiwa)

Biarkan damai menyapa jiwa yang luka
Biarkan cinta satukan sukma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar