Kamis, 05 Juni 2014

Di Batas Kota Ini

Dibatas kota ini ku menatap wajahmu
Perpisahan ini membuat lika dihati
Ingin ku berlari namun tak kuasa diriku
Engkau menangis dalam pelukanku

Sendiri kau terpaku melepas kepergianku
Air matamu berlinang membasahi pipi
Seakan kau sesali perpisahan ini

Janganlah kau sesali
Janganlah kau tangisi
Aku pergi untuk kembali lagi
Hapuslah air matamu
Hapus luka hatimu
Nantikan ... aku dibatas kota ini

Pelabuhan jadi saksi ... dermaga tua menanti
Disaat engkau berjanji tuk kembali lagi
Dipelabuhan melawai ku lepas dirimu kasih
Kuharap engkau kembali untukku lagi

"Mengitari dua kota itu... Hingga akhirnya aku terdampar di batas antara dua kota itu seorang diri... Dimana hilangnya dirinya... Kemana perginya... Tlah ku cari di semua tempat dimana kami pernah bersama... Namun ternyata tiada... Seakan nafas ini menciut... Pening menghujam menggembok akal... Tiada kuasa lagi jantung berdetak... Sunyi sendiri ter tusuk dinginnya milenia langit... Semesta meneduhkanmu..."

Kamis-Jum'at, 5-6 Juni 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar